• admin
  • Wednesday 14 November 2018
  • Aqidah
  • 0

Banyak orang mengajar kebahagiaan di balik kemegahan materi. Padahal, itu semua hanyalah kesemuan belaka. Kalau ingin bahagia jujurlah. Jujur kepada Allah sebagai hamba-Nya, jangan basa-basi dan jangan setengah-setengah. Jujur sebagai suami maka selalu menjauhi dosa dan memberikan nafkah secara halal dan maksimal. Jujur sebagai istri maka selalu menjaga kehormatan diri dan harta suami dan benar-benar selengkapnya…

  • admin
  • Wednesday 14 November 2018
  • Aqidah
  • 0

Sobat, beberapa selang waktu ini, bumi Indonesia dilanda musibah gempa dan tsunami, tepatnya di Sulawesi Tengah, Palu – Donggala. Gempa berkekuatan 7,7 S.R ini mengguncang daerah Palu dan tsunami yang menyapu daerah Donggala. Ribuan korban meninggal dunia, tak kalah banyaknya pula korban yang luka – luka. Tak lama setelah kejadian tersebut, daerah Manado, yaitu meletusnya selengkapnya…

  • admin
  • Wednesday 14 November 2018
  • Sirah
  • 0

Nabi Ayyub berasal dari Rum (Romawi), beliau adalah Ayyub bin Mush bin Razah bin Al-‘Ish bin Ishaq bin Ibrahim Al-Khalil. Sebagaimana disebutkan oleh Ibnu Ishaq dalam kitab Tarik Ath-Thabari. Ada juga ulama yang menyebutkan bahwa nama beliau adalah Ayyub bin Mush bin Raghwil bin Al-‘Ish bin Ishaq bin Ya’qub. Ibnu ‘Asakir menyebutkan bahwa ibu dari Nabi selengkapnya…

  • admin
  • Wednesday 14 November 2018
  • Aqidah
  • 0

Mengarungi kehidupan pasti seseorang akan mengalami pasang surut. Kadang seseorang mendapatkan nikmat dan kadang pula mendapatkan musibah atau cobaan. Semuanya datang silih berganti. Kewajiban kita adalah bersabar ketika mendapati musibah dan bersyukur ketika mendapatkan nikmat Allah. Berikut adalah beberapa kiat yang bisa memudahkan seseorang dalam menghadapi setiap ujian dan cobaan. Pertama: Mengimani takdir ilahi Setiap selengkapnya…

  • admin
  • Wednesday 14 November 2018
  • Sirah
  • 0

Beliau adalah Abu Hurairah ‘Abdurrahman bin Shakhr Ad-Dausy Al-Yamany radiyallahu ‘anhu. Ada banyak pendapat lainnya yang disebutkan para ulama perihal nama beliau dan nama ayahnya. Diantaranya bahwa nama beliau sebelum memeluk agama islam adalah ‘Abdusy Syams yang bermakna penyembah matahari, lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengganti namanya menjadi ‘Abdullah. Sedangkan nama ayahnya disebutkan bernama ‘Amir, selengkapnya…