Dzikir Dengan Lisan dan Hati

  • akhwat
  • Saturday 26 March 2016
  • Uncategorized
  • 0

Salah satu kewajiban yang harus kita tunaikan oleh setiap Muslim dimanapun dan kapanpun dia berada adalah berdzikir kepada Allah subhanahu wa Ta’ala. Allah subhanahu wa Ta’ala berfirman yang artinya “Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, dzikir yang sebanyak-banyaknya.” [QS. Al-Ahzab:41].
Berdzikir kepada Allah subhanahu wa Ta’ala harus dilakukan setiap saat baik dengan melalui lisan ataupun dengan hatinya. ‘Aisyah radhiallahu ‘anha menuturkan, “Bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam senantiasa mengingat Tuhannya di setiap saat.” (HR. Muslim, no 558 dalam shahih-nya).

Lantas mengapa kita harus berdzikir? Apa yang akan kita dapatkan dari berdzikir? Segala macam dzikir dan do’a yang di baca oleh seorang Muslim dan Muslimah, dalam berbagai macam keadaan dan aktivitas, pasti akan memberikan efek positif, diantaranya:

1.Dzikrullah akan menenangkan jiwa dan membuat hati menjadi lembut serta mengundang rahmat Allah subhanahu wa Ta’ala, sebagaimana firman Allah yang artinya “Yaitu orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” [QS. Ar-Rad:28].

2.Dzikir akan membuat hidup terasa lebih hidup alias bermanfaat dan bermakna. Abu Musa Al-Asy’ari radhiallahu ‘anhu berkata Rasuullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ”Perumpamaan orang yang berdzikir pada Tuhannya dan orang yang tidak berdzikir pada-Nya, adalah bagaikan orang yang hidup dan mati.” (HR. Bukhari no.5928, Muslim no.1299 dalam shahih-nya).

3.Dzikir akan membuat seorang Muslim lebih dekat dengan Allah subhana wa Ta’ala, Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Allah subhanahu wa Ta’ala berfirman, “Aku (akan lakukan) sesuai dengan prasangka hambaKu padaKu, dan Aku senantiasa bersamanya manakala dia menyebutKu…” (HR. Bukhari no. 6856 dalam shahih-nya, dan Muslim no. 4832, Tirmidzi no.2310 dalam sunan-nya Ibnu majah no. 3812, Ahmad no. 7115).

4.Dzikir kepada Allah subhanahu wa Ta’ala akan membuat akal sehat kita berfungsi dengan baik, sebab di antara sifat orang yang berakal adalah senantiasa berdzikir mengingat Allah subhanahu wa Ta’ala, kapanpun dan dimanapun kita berada, Allah subhanahu wa Ta’ala berfirman dalam ayat-Nya, “Yaitu orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring.” [QS. Ali Imron:191].

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *