Hikmah Dibalik Musibah

  • admin
  • Wednesday 14 November 2018
  • Aqidah
  • 0

Sobat, beberapa selang waktu ini, bumi Indonesia dilanda musibah gempa dan tsunami, tepatnya di Sulawesi Tengah, Palu – Donggala. Gempa berkekuatan 7,7 S.R ini mengguncang daerah Palu dan tsunami yang menyapu daerah Donggala. Ribuan korban meninggal dunia, tak kalah banyaknya pula korban yang luka – luka. Tak lama setelah kejadian tersebut, daerah Manado, yaitu meletusnya Gunung Soputan sehingga menyemburkan abu vulkanik setinggi 4 meter. Ada apa dengan Indonesiaku? Betapa malangnya Indonesiaku akibat musibah ini.

Ketahuilah Sobat, Allah Taala akan menguji setiap hamba-Nya dengan berbagai musibah, dengan berbagai hal yang tidak mereka sukai, juga Allah akan menguji mereka dengan musuh mereka dari orang-orang kafir dan orang-orang munafiq. Ini semua membutuhkan kesabaran, tidak putus asa dari rahmat Allah dan tetap konsisten dalam beragama. Hendaknya setiap orang tidak tergoyahkan dengan berbagai cobaan yang ada, tidak pasrah begitu saja terhadap cobaan tersebut, bahkan setiap hamba hendaklah tetap komitmen dalam agamanya. Hendaknya setiap hamba bersabar terhadap rasa capek yang mereka emban ketika berjalan dalam agama ini. Sikap tersebut sangat berbeda dengan orang-orang yang ketika mendapat ujian merasa tidak sabar, marah, dan putus asa dari rahmat Allah. Sikap seperti ini malah akan membuat mereka mendapat musibah demi musibah.

Dari Mush’ab bin Sa’id (seorang tabi’in) dari ayahnya berkata, “Wahai Rasulullah, siapakah yang paling berat ujiannya?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab :

“Para Nabi, kemudian yang semisalnya dan semisalnya lagi. Seseorang akan diuji sesuai dengan kondisi agamanya. Apabila agamanya begitu kuat (kokoh), maka dia akan mendapat ujian begitu kuat. Apabila agamanya lemah, maka dia akan diuji sesuai dengan agamanya. Senantiasa seorang hamba akan mendapatkan cobaan hingga dia berjalan di bumi dalam keadaan bersih dari dosa.” (HR. Tirmidzi. At Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan shohih)

Semoga kita yang sedang mendapat ujian atau musibah merenungkan hadits-hadits di atas. Sungguh ada sesuatu yang tidak kita ketahui di balik musibah tersebut. Maka bersabarlah dan berusahalah ridho dengan taqdir ilahi. Sesungguhnya para Nabi dan orang sholeh dahulu juga telah mendapatkan musibah sebagaimana yang kita peroleh. Lalu kenapa kita harus bersedih, mengeluh dan marah? Bahkan orang sholeh dahulu -sesuai dengan tingkatan keimanan mereka-, mereka malah memperoleh ujian lebih berat.

Namun, kita juga perlu mendoakan saudara kita yang sedang dilanda musibah, berbagai bantuan dapat disalurkan. Semoga kita semua termasuk orang-orang yang bersabar ketika menghadapi musibah, baik dengan hati lisan atau pun anggota badan. Ya Allah, jadikanlah kami termasuk hamba-hamba-Mu yang selalu ridho dengan taqdir-Mu.

Sumber : https://rumaysho.com/27-inilah-hikmah-di-balik-cobaan-yang-belum-engkau-tahu.html

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *