Para Sahabat Penuntut Ilmu

  • admin
  • Wednesday 14 November 2018
  • Sirah
  • 0

Segala puji bagi Allah, sholawat dan salam atas Rasulullah. Sebagaimana telah diketahui bahwa mempelajari ilmu agama (tafaqquh fiddin) memiliki keutamaan yang begitu banyak. Pada rubrik kali ini kami ingin sedikit menampikan cuplikan kisah para penuntut ilmu baik sahabat maupun ulama’.  Semoga kita bisa mengambil faedah dari cuplikan kisah mereka.

Kisah Abu Hurairah radhiyallahu anhu

Para sahabat sangat semangat menuntut ilmu dari Rasulullah shallallahu alaihi wassallam. Diantara sahabat yang menonjol adalah Abu Hurairah, yang mana beliau adalah sahabat yang paling banyak meriwayatkan hadits (5374 hadits). Nama beliau adalah Abdurrahman bin Shokhr Ad Dausi al Yamani. Masuk Islam agak akhir yaitu sekitar tahun ke 7 Hijriyah saat perang Khaibar sehingga sekitar 4 tahun beliau hidup bersama Nabi. Diantara sebab beliau banyak meriwayatkan hadits dibanding sahabat lainnya: Beliau ahlushshufah yang berdiam di Masjid Nabawi, beliau fokus mengikuti Nabi kemanapun beliau pergi, beliau memiliki hafalan yang kuat berkat do’a Nabi, beliau hidup lama setelah Rasulullah wafat (beliau wafat sekitar 57H). Faedah dari kisah Abu Hurairah adalah hendaknya  sabar diatas penderitaan dalam menuntut ilmu. Beliau rela menjadi ahlusshufah yang penuh keterbatasan secara ekonomi demi belajar pada Rasulullah. Faedah yang lainnya adalah hendaknya kita selalu semangat dalam belajar, memanfaatkan waktu sebaik-baiknya dan mulazamah pada seorang yang berilmu.

Kisah Ibnu Abbas radhiyallahu anhu.

Ibnu Abbas adalah ahli tafsir dan anyak meriwayatkan hadits juga (terbanyak ke 5, setelah Abu Hurairah, Ibnu Umar, Anas bin Malik dan Ummul Mukminin Aisyah).  Dia adalah putera Abbas bin Abdul Mutthalib bin Hasyim, paman Rasulullah. Beliau menuntut ilmu sejak kecil. Beliau kadang menginap di rumah bibinya Maimunah untuk agar dapat belajar dari Rasulullah. Ia mendapat keberkahan do’a Rasulullah. Setelah Rasulullah wafat beliau banyak menimba dari para sahabat yang masih hidup. Suatu saat beliau pernah mendatangi salah seorang sahabat diwaktu yang ternyata sahabat tersebut sedang istirahat siang. Maka Ibnu Abbas pun menunggu di depan pintu dan ketiduran disitu. Ketika sahabat tersebut membuka pintu maka ia terkaget melihat Ibnu Abbas. “Wahai anak paman Rasulullah, apa yang membuat engkau datang?  Ibnu Abbas menanggap lebih berhak mendatangi sahabat tersebut. ingin mendengar langsung perkataan Rasulullah yang diriwayatkan kepadanya.” Salah satu faedah dari kisah Ibnu Abbas adalah hendaknya memanfaatkan waktu muda untuk belajar, dia juga menghormati ilmu dan ahli ilmu. Beliau mendatangi para sahabat untuk mendapat ilmu karena beliau erasa butuh dengan ilmu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *