Dzabh (Penyembelihan Binatang)

  • akhwat
  • Friday 12 August 2016
  • Manhaj
  • 0

Ayat Al Qur’an ini menujukkan bahwa dzabh (menyembelih hewan) adalah sebuah bentuk ibadah, karena ibadah tersebut hanya boleh dipersembahkan kepada Allah saja

Dalil dzabh (menyembelih binatang) adalah firman Allah Ta’ala :

HAHAH

Katakanlah, ‘Sesunggunya shalatku, sembelihanku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk dan milik Allah Rabb semesta alam, tiada sekutu bagi-Nya. Demikianlah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama kali berserah diri (kepadanya)” (QS. Al-An’am: 162-163).

 

Dan dalil dari hadits

HIHII

Semoga Allah melaknat orang yang menyembelih (binatang) dipersembahkan untuk selain Allah” (HR. Muslim).

Kesimpulan Dalil

Ayat tersebut merupakan dalil bahwa menyembelih binatang (dzabh) adalah ibadah.

Penjelasan Dalil dari Al-Qur’an

Dalam ayat tersebut, Allah berfirman: {لْقُ} “Katakanlah”, yang berarti Allah memerintahkan kita menyatakan suatu pernyataan dan melakukan konsekuensinya. Lalu setelah itu Allah berfirman

{يكِسُنُوَ}, di antara tafsiran ulama terdahulu tentang firman Allah tersebut {يكِسُنُوَ} adalah ibadah penyembelihan yang kulakukan. Penafsiran seperti ini berdasarkan firman Allah Ta’ala,

HDHD“Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan lakukanlah penyembelihan binatang” (Al-Kautsar: 1-2).

Kemudian Allah berfirman {لِلَّهِ}, maksudnya hanya hak Allah dan untuk-Nya sajalah perbuatan menyembelih tersebut dipersembahkan. Hal ini menujukkan bahwa dzabh (menyembelih hewan) adalah sebuah bentuk ibadah, karena ibadah tersebut hanya boleh dipersembahkan kepada Allah saja. Inilah yang disebut dengan Tauhid Uluhiyyah.

Penjelasan Dalil dari Hadits

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

HHHHSemoga Allah melaknat orang yang menyembelih (binatang) dipersembahkan untuk selain Allah” (HR. Muslim)

Dalam hadits ini, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mendo’akan keburukan orang yang menyembelih binatang yang dipersembahkan untuk selain Allah. Do’a keburukan yang dimaksudkan di sini adalah do’a laknat yang maksudnya adalah terjauhkan dari rahmat Allah, ini berarti bahwa menyembelih (binatang) untuk selain Allah adalah dosa besar, karena pelakunya terancam laknat Allah. Dengan demikian, perbuatan  menyembelih (binatang) untuk selain Allah tersebut dimurkai oleh Allah, berarti sebaliknya, menyembelih (binatang) untuk Allah semata itu dicintai oleh-Nya. Sedangkan setiap yang dicintai oleh Allah adalah ibadah. Jadi, tepatlah pendalilan penulis rahimahullahu dengan membawakan hadits yang mulia ini untuk sebuah kesimpulan bahwa menyembelih binatang (dzabh) adalah ibadah.

***

Penulis: Ust. Sa’id Abu Ukasyah

Artikel Muslim.or.id

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *