Yuk Sehat ala Rasulullah!

Sakit dan sehat merupakan dua kata yang dapat menggambarkan kondisi tubuh Kita sekarang ini. Disaat kondisi cuaca yang tidak menentu, maka secara otomatis daya tahan tubuh seseorang bekerja sangat keras untuk menjaga kesehatan tubuh Kita. Bagi mereka yang memiliki badan yang fit dan bugar, maka tidak akan mudah terserang penyakit. Namun, tidak sedikit dari Kita yang dengan cepatnya jatuh sakit dan terbaring dikamar tidur. Kemudian apakah ada langkah yang bisa Kita lakukan agar selalu merasa fit dan bugar? Tentu saja ada!

Pernahkah Kita mendengar bahwa Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam pernah ditimpa suatu penyakit? Sebenarnya Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam banyak mencontohkan kepada Kita bagaimana baginda menjalani hidup dengan kesehatan yang stabil. Nah, kali ini Kita akan belajar dari sunnah Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam dalam hal menjaga kesehatan. Benarlah, menghidupkan sunnah Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam akan memberi banyak kelebihan dan memperbaiki kerusakan dan ditambah diberi pahala.

Sesungguhnya telah ada dalam diri Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah. (al-Ahzab [33]: 21). Nah, langsung aja tips sehat ala Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam. Mari check it out:

  • Rasullullah Tidur dan Bangun Pada Waktunya

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam mengajak umatnya untuk bangun sebelum Subuh bagi melaksanakan Sholat sunat, Sholat fardhu terutama untuk Sholat Subuh secara berjamaah. Selain menraih limpahan pahala diwaktu tersebut, banyak manfaat lain yang ternyata barguna bagi kesehatan yaitu kesegaran embun Subuh yang khasiatnya baik terutama untuk merawat penyakit TBC serta memperkuatkan daya akal fikiran. Selain bangun cepat dan sehat diwaktu Subuh, biasakan juga tidur tepat waktu Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam shallallahu’alaihi wa sallam tidak menganjurkan umatnya untuk begadang. Hal itu yang melatari beliau tidak menyukai berbincang-bincang dan makan sesudah waktu isya. Jika sudah waktunya tidur, maka Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam  akan cepat tidur. Tidur yang tepat di malam hari kira-kira adalah seusai istirahat setelah Sholat Isya, kurang lebih pukul 21.30.

  • Rasulullah Hidup Bersih dan Rapi

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam senantiasa bersih dan rapi. Baik dari segi pakaian maupun dari kebersihan tubuh, Setiap Kamis atau Jum’at, Baginda mencuci rambut halus di pipi, memotong kuku, bersikat serta memakai minyak wangi. Seperti yang diriwayatkan dalam hadist, “Mandi pada hari Jumaat adalah sangat dituntut bagi setiap orang dewasa. Demikian pula menggosok gigi dan pemakai harum-haruman.” (HR. Muslim)

  •  Rasulullah Makan yang Secukupnya

Selain hidup bersih dan rapi, baginda juga kerapkali makan makanan yang secukupnya, tidak banyak dan tidak berlebihan, Memang terbukti bahwa sejak dahulu kebiasaan tidak berlebih-lebihan dalam hal makan dan minum sangat manjur untuk menjaga kesehatan dan mencegah datangnya berbagai penyakit. Salah satu hadits Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam “Tidaklah anak cucu Adam memenuhi suatu tempat yang lebih buruk daripada perutnya.” (HR. Tirmidzi). Hadits ini menjelaskan bahwanya makan tidaklah berlebih-lebihan. Dalam tubuh manusia ada tiga ruang untuk tiga wujud: Sepertiga untuk udara, sepertiga untuk air dan sepertiga lainnya untuk makanan. Selain itu, Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam juga mengajarkan puasa sunat Senin dan Kamis, puasa ini selain meraih pahala juga dapat menyehatkan organ tubuh seperti lambung.

  • Rasulullah Sehat Dengan Gemar Berjalan Kaki

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam berjalan kaki ke masjid, pasar, medan jihad dan mengunjungi rumah sahabat. Apabila berjalan kaki, keringat pasti mengalir, pori-pori terbuka dan peredaran darah berjalan lancar. Ini penting untuk mencegah penyakit jantung. Berbanding Kita sekarang yang lebih memilih menaiki kendaraan. Sebaiknya gunakanlah kendaraan disaat-saat yang genting atau mendesak. Selama itu masih ada waktu untuk berjalan kaki, mengapa tidak?

  • RasulullahTidak Pernah Marah

Nasihat Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam ‘jangan marah’ diulangi sampai tiga kali. Ini menunjukkan hakikat kesehatan dan kekuatan Muslim bukanlah hanya terletak pada jasad, tetapi lebih kepada kebersihan jiwa. Ada terapi yang tepat untuk menahan persaan marah yaitu dengan mengubah posisi ketika marah, bila berdiri maka hendaklah Kita duduk dan apabila sedang duduk, maka perlu berbaring. Kemudian membaca Ta’awwudz kerana marah itu bersumber dari syaitan, segera mengambil wudhu’ dan solat dua rakaat bagi mendapat ketenangan serta menghilang kan gundah di hati. Selain itu biasakan bersikap sabar agar kesan emosional bisa selalu terjaga dan menjadi kekuatan tersendiri bagi hati. Sabar juga bisa berbentuk sifat pemaaf. Memaafkan orang lain membebaskan diri Kita daripada dibenlenggunya rasa kemarahan. Sekiranya Kita marah, maka marah itu melekat pada hati. Justru, jadilah seorang yang pemaaf karena yang pasti badan sehat terutama pada jiwa dan hati Kita.

  •  Rasulullah Suka Bersosialisasi

Sebuah studi di Harvard School of Public Health menemukan bahwa pria berusia 70-an tahun yang memiliki hubungan sosial yang baik memiliki kemungkinan lebih kecil mengalami kerusakan atau penyakit jantung. Kita semua mengetahui bahwa Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam memiliki banyak sahabat dan senantiasa menjaga silaturahim dengan karib kerabat serta bertetangga dengan baik, bersosialisasi juga merupakan salah satu tips menjaga kesehatan ala Rasulullah yang patut kita tiru.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *